Munculnya masalah kulit selama kehamilan sering menjadi keluhan ibu hamil (bumil). Masalah kulit ini dapat membuat rasa percaya diri Bumil jadi menurun. Yuk, ketahui masalah kulit apa saja yang sering terjadi saat hamil dan cara mengatasinya.

Bercak hitam pada wajah (pregnancy mask)
Salah satu masalah kulit yang sering menimbulkan rasa tidak nyaman pada ibu hamil adalah munculnya bercak hitam pada beberapa bagian kulit, seperti dahi, pipi, hidung, dan di atas bibir. Agar bercak hitam tersebut tidak makin terlihat jelas, Bumil dapat melakukan beberapa cara berikut:

  • Gunakan tabir surya dengan SPF 15 saat Bumil ingin keluar rumah.
  • Kenakan topi atau payung yang bisa melindungi kulit Bumil dari paparan sinar matahari  langsung.
  • Kurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari.

Jerawat (pregnancy pimples)
Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan kelenjar minyak memproduksi lebih banyak sebum. Hal ini akan meningkatkan risiko munculnya jerawat. Jika wajah Bumil memang sudah berjerawat sebelum hamil, maka kondisinya bisa bertambah parah saat hamil. Nah, untuk mengurangi risiko munculnya jerawat saat hamil, Bumil dapat mencoba beberapa langkah berikut:

  • Bersihkan wajah dua kali sehari, dengan sabun wajah berbahan ringan dan tidak  mengandung pewangi.
  • Gunakan pelembap dan kosmetik yang berlabel oil-free atau non-comedogenic.
  • Bila ingin menggunakan obat untuk mengatasi jerawat, konsultasikan dulu dengan dokter, karena beberapa obat jerawat tidak aman untuk ibu hamil.

Stretch marks
Meregangnya kulit seiring perut yang kian membesar merupakan pemicu munculnya stretch marks pada ibu hamil. Sebenarnya kulit memiliki elastisitas yang dapat beradaptasi terhadap perubahan. Namun, jika pertambahan berat badan dan ukuran janin memaksa kulit Bumil meregang sampai melewati batas maksimal, akan muncul stretch marks pada perut Bumil.

Biasanya stretch marks muncul pada perut, payudara, paha, dan bokong. Untuk mencegah masalah kulit ini, Bumil dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Mengoleskan minyak almond pada perut secara teratur. Cara ini juga dapat mengurangi  jumlah stretch marks pada kulit.
  • Rutin melakukan olahraga ringan.

Varises
Ibu hamil berisiko mengalami varises karena tubuhnya sedang menyesuaikan diri untuk menyuplai darah ke janin. Varises ditandai oleh guratan kebiruan yang biasanya terlihat pada tungkai dan kaki. Selain menggangu penampilan, varises juga bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, dan terkadang menimbulkan rasa sakit. Bumil bisa mencegah dan mengurangi gejala yang muncul akibat varises dengan cara:

  • Menggunakan stoking penyokong atau stoking kompresi.
  • Rutin melakukan olahraga ringan selama masa kehamilan. Dengan rutin berolahraga, sirkulasi darah di dalam tubuh Bumil akan lebih lancar.
  • Memenuhi kebutuhan vitamin C saat hamil, untuk menjaga pembuluh darah tetap elastis dan sehat.
  • Memosisikan kaki lebih tinggi daripada jantung, saat berbaring. Posisi ini dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
  • Menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan.
  • Tidak duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Membatasi asupan garam.

Namun, tidak selamanya perubahan kulit saat hamil mengganggu. Ada pula perubahan kulit yang dikenal dengan pregnancy glow, yang bisa membuat ibu hamil terlihat lebih cantik. Walaupun penyebab pastinya belum diketahui, pregnancy glow diyakini terjadi karena adanya peningkatan volume darah dan produksi beberapa hormon saat kehamilan.

Hal ini membuat kulit ibu hamil terlihat merah merona dan kenyal, serta tampak lebih halus dan berseri. Beberapa masalah kulit yang telah dipaparkan di atas sering terjadi saat hamil. Tapi jangan khawatir, masalah-masalah tersebut biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah Bumil melahirkan.

Semangat ya moms…..

Tinggalkan pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here