Menstruasi merupakan “tamu bulanan” yang biasa datang menghampiri kaum wanita. Saat menstruasi datang, tubuh wanita akan mengalami beberapa perubahan, baik fisik, psikologisnya yang tidak jarang bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan risiko infeksi kuman yang meningkat. Namun sayangnya, tanpa disadari banyak kebiasaan salah yang sering dilakukan wanita saat menstruasi terutama dalam menjaga kebersihan area kewanitaan Apa saja Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan saat menstruasi?

Tidak menghitung masa periode

Umumnya, wanita akan mengabaikan masa periode mereka karena dianggap sudah biasa dan akan datang setiap bulan. Akan tetapi, menghitung masa periode sangatlah baik untuk mengetahui tanggal berapa Anda akan menstruasi di bulan berikutnya. Dengan demikian, Anda bisa menjaga pola makan dan mempersiapkan diri dari gejala PMS yang akan datang pada saat menstruasi. Jika Anda sulit menghitung masa periode menstruasi karena harus membutuhkan waktu dan keteliian, Anda bisa menggunakan aplikasi kalender periode di smartphone Anda.

melihat warna darah menstruasi

Mungkin sebagian besar wanita akan merasa jijik jika melihat darah menstruasi mereka. Padahal, mengetahui warna darah menstruasi sangatlah penting karena warna darah menstruasi akan menunjukkan tanda adanya penyakit atau infeksi pada vagina. Mulai sekarang, selalu lihat darah menstruasi Anda untuk mengetahui apakah ada penyakit atau tidak pada vagina Anda.

Jarang ganti pembalut

Ini merupakan kesalahan yang paling sering dilakukan wanita. Asumsinya, jika belum “penuh” maka tidak akan mengganti pembalut. Hal ini membuat banyak wanita menggunakan pembalut seharian penuh saat beraktivitas. Padahal, hal ini adalah kebiasaan yang salah besar. Saat menstruasi, area vagina menjadi lembab sehingga menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tumbuhnya bakteri seperti Staphylococcus aureus yang bisa melepaskan racun di area organ intim.

Tidak hanya itu, jarang ganti pembalut juga akan menimbulkan bau pada daerah kewanitaan Anda. Selama menstruasi, paling tidak Anda mengganti pembalut setiap 2 – 3 jam sekali.

Tidak mencuci tangan sebelum mengganti pembalut

Mungkin hal ini terlalu sepele, namun seperti yang Anda ketahui bahwa vagina merupakan organ yang paling sensitif dan rentan terhadap penyakit. Jika Anda tidak mencuci tangan terlebih dahulu dan tangan Anda kotor, maka pembalut yang Anda sentuh akan kotor juga dan tanpa Anda sadari terdapat bakteri di dalamnya. Saat Anda kenakan pada vagina, bakteri tersebut akan menempel dan membuatnya semakin kotor.

Salah membersihkan vagina

Selain jarang ganti pembalut, kesalahan paling sering dilakukan lainnya saat menstruasi adalah ketika membersihkan vagina. Menjaga kebersihan vagian selama menstruasi memang penting, namun jangan sembarangan dalam membersihkan vagina.

Anda harus membersihkan vagina dari arah depan ke belakang, yaitu dari vagina ke anus. Jika Anda membersihkan dengan cara sebaliknya, akan memungkinkan bakteri dari anus berpindah ke dalam vagina dan uretra yang bisa menyebabkan infeksi.

Menggunakan pembersih yang mengandung wewangian

Hindari produk beraroma untuk membersihkan daerah vagina. Hal ini dikarenakan vagina sudah memiliki aroma yang khas sehingga tak perlu diberi pewangi.

Pada dasarnya, vagina cukup dibersihkan dengan air saat mandi. Bila ingin menggunakan sabun, gunakan sabun khusus kewanitaan yang tidak memengaruhi keseimbangan bakteri dan pH area kewanitaan Anda.

Hindari juga menggunakan sabun dengan wewangian karena sabun jenis ini dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi. Pada saat menstruasi Anda disarankan menggunakan pembersih khusus kewanitaan yang pas digunakan pada saat menstruasi seperti antiseptik yang mengandung povidone – iodine.

Douching

Douching atau istilah untuk membersihkan vagina juga tidak disarankan, apalagi saat menstruasi. Sejumlah penelitian mengungkapkan, douching malah mengganggu kesehatan vagina karena memicu infeksi bakteri maupun jamur. Beberapa produk douching juga diduga dapat mengganggu keseimbangan pH alami di vagina sehingga membunuh bakteri baik yang melindungi area organ intim dari infeksi. Untuk membersihkan vagina sebaiknya cukup dengan air bersih atau air hangat saja.

Berhubungan seks saat menstruasi, tanpa kondom

Seks saat menstruasi memang diperbolehkan. Namun, penting untuk tetap melalukan seks aman saat Anda sedang menstruasi karena Anda masih bisa mendapatkan atau menularkan penyakit kelamin selama masa ini.

Virus penyakit mungkin ada dalam darah menstruasi. Itu sebabnya, penggunaan kondom saat menstruasi selain berfungsi untuk mencegah kehamilan, juga untuk mengurangi penyakit menular seksual atau bahkan penyakit radang panggul akibat perkembangan bakteri di area vagina saat menstruasi.

Selain itu, Anda juga mungkin lebih rentan terhadap beberapa infeksi saat menstruasi. Pasalnya selama menstruasi, leher rahim wanita akan lebih terbuka, yang membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi serviks dan uterus bagian atas.

Kurang tidur

Saat haid mungkin perut terkadang terasa nyeri, kram, dan membuat Anda gelisah sehingga sulit tidur. Namun, tidur yang cukup sangat dibutuhkan setiap hari, terlebih saat haid. Dokter kandungan, Eden Fromberg mengatakan, tidur yang cukup akan meredakan stres dan gejala PMS. Sementara itu, apabila kurang tidur, kadar hormon menjadi tidak seimbang dan malah merusak suasana hati.

Bermalas-malasan

Menstruasi memang akan membuat mood semakin jelek. Perut, pinggang, dan seluruh badan akan terasa nyeri. Hal tersebut membuat Anda selalu ingin bermalas-malasan. Hanya berbaring di atas temat tidur sambil bermain ponsel. Padahal, bermalas-malasan saat sedang menstruasi akan membuat mood Anda semakin tidak bagus. Untuk itu, cobalah untuk berolahraga ringan karena berolahraga pada saat sedang menstruasi akan meningkatkan mood Anda dan membuat suasana hati menjadi lebih baik

Tidak olahraga Saat haid

Bukan alasan untuk tidak berolahraga, aktivitas fisik justru baik untuk menurunkan stres dan mengeluarkan racun melalui keringat. Lebih dari itu, olahraga malah membantu meredakan kram, nyeri haid, dan meningkatkan kualitas tidur. The University of Maryland Medical Center merekomendasikan olahraga dilakukan setidaknya selama 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu, termasuk saat menstruasi.

Tidak mengatur pola makan

Pada saat sedang menstruasi, Anda harus selalu mengatur pola makan karena apa yang Anda makan akan sangat berpengaruh untuk kesehatan. Karena pada saat sedang menstruasi, Anda akan kehilangan darah yang mengandung zat besi. Zat besi tersebut berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh dan membuat Anda lebih bertenaga. Oleh sebab itu, Anda harus lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi untuk mengganti nya.

Menuruti emosi yang naik turun

Selama menstruasi, Anda akan mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron. Penurunan hormon ini yang akan menyebabkan emosi Anda tidak stabil. Hal ini dikarenakan hormon estrogen bisa mempengaruhi suasana hati Anda. Jadi jangan heran, jika Anda tiba-tiba jadi bahagia, lalu mendadak kesal, dan marah dalam satu waktu.

Banyak minum kopi

Terlalu banyak minum kopi sebaiknya benar-benar dihindari saat haid. Kafein bisa menyebabkan masalah saat menstruasi seperti sakit kepala menjadi lebih buruk. Minum kopi terlalu banyak juga dikhawatirkan malah membuat Anda sulit tidur. Selain itu, kafein juga dapat memicu nyeri pada payudara jelang menstruasi.

Nah ladies, ayo hidup sehat!

Tinggalkan pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here